Menurut Kantor Berita ABNA, Sumber media yang menginformasikan pengaktifan sistem pertahanan AS tersebut mengumumkan bahwa tindakan ini sebagai bagian dari latihan uji coba militer.
Menurut laporan itu, helikopter UH-60 Black Hawk Amerika juga terbang di atas gedung kedutaan AS.
Sementara itu, sirene dibunyikan di pangkalan militer ketiga AS, Al-Tauhid selama hari kedua berturut-turut, tapi hingga kini alasannya masih belum diketahui.
Dilaporkan, sistem pertahanan C-RAM di kedutaan AS telah menembakkan peluru 20 mm dari udara dekat kawasan al-Karada.
Uji coba sistem pertahanan ini memicu suara ledakan keras.
Kehadiran pasukan AS di Irak menyulut gelombang protes dari rakyat dan berbagai pihak di negara Arab ini. (PH)
342/